AdGuard VPN dan ProtonVPN mewakili dua tingkatan layanan VPN yang cukup berbeda, dengan skor keseluruhan masing-masing sebesar 63% dan 89%. Memahami di mana setiap penyedia unggul dan memiliki kekurangan dapat membantu pengguna membuat keputusan yang lebih tepat berdasarkan kebutuhan spesifik mereka.
Dari sisi privasi dan keamanan, kedua penyedia memiliki skor etika sempurna sebesar 100%, yang menandakan bahwa keduanya tidak terlibat dalam praktik yang dianggap bermasalah oleh peninjau independen. Namun, ProtonVPN unggul dengan skor audit privasi sempurna sebesar 100%, dibandingkan skor AdGuard VPN yang sudah cukup baik di angka 85%. ProtonVPN berkantor pusat di Swiss, negara yang dikenal luas memiliki undang-undang privasi yang kuat, sementara AdGuard VPN beroperasi di bawah yurisdiksi Siprus, yang berada dalam kerangka hukum Uni Eropa. ProtonVPN juga menyertakan Program Bug Bounty di antara fitur-fitur terverifikasinya, sebuah langkah transparansi yang saat ini tidak ditawarkan oleh AdGuard VPN. Kedua layanan mendukung WireGuard atau protokol modern yang serupa, meskipun ProtonVPN secara eksplisit mencantumkan WireGuard sebagai fitur yang telah dikonfirmasi.
Dari segi performa, ProtonVPN mendapat skor 80% untuk kecepatan dibandingkan 60% milik AdGuard VPN, yang mengindikasikan pengalaman yang lebih konsisten bagi pengguna yang mengutamakan kualitas koneksi. Skor aplikasi mengikuti pola serupa, dengan ProtonVPN meraih 80% berbanding 47% milik AdGuard VPN, dan ProtonVPN mencapai nilai sempurna 100% dalam kategori GUI dibandingkan 60% milik AdGuard VPN. Hal ini menunjukkan bahwa ProtonVPN secara keseluruhan menawarkan antarmuka yang lebih halus dan ramah pengguna.
Kedua penyedia mendukung streaming, meskipun skor streaming ProtonVPN sebesar 86% sedikit di bawah skor sempurna AdGuard VPN sebesar 100% dalam kategori tersebut, yang merupakan salah satu area di mana AdGuard VPN memiliki keunggulan yang jelas. Kedua layanan juga menawarkan fungsionalitas Kill Switch dan Split Tunneling, serta dukungan untuk aktivitas P2P dan torrenting.
Salah satu kesenjangan signifikan antara kedua penyedia adalah dukungan pelanggan. ProtonVPN mendapat skor sempurna 100% dalam kategori ini, sementara AdGuard VPN mendapat skor 0%, yang mungkin menjadi pertimbangan penting bagi pengguna yang memperkirakan akan membutuhkan bantuan. Skor harga relatif berdekatan, dengan ProtonVPN di angka 73% dan AdGuard VPN di 55%, meskipun angka harga bulanan dan tahunan yang spesifik tidak tersedia untuk perbandingan langsung pada saat ulasan ini dibuat.
Secara keseluruhan, ProtonVPN menawarkan paket yang lebih lengkap dan berkinerja lebih tinggi di hampir semua kategori yang diukur. AdGuard VPN mungkin menarik bagi pengguna yang secara khusus berfokus pada keandalan streaming, namun calon pelanggan sebaiknya mempertimbangkan dengan cermat kesenjangan dalam dukungan pelanggan.