Avast VPN dan NordVPN mewakili dua tingkatan layanan VPN yang sangat berbeda, sebagaimana tercermin dalam skor keseluruhan mereka yang masing-masing sebesar 22% dan 88%. Meskipun kedua penyedia ini memiliki serangkaian fitur inti yang sama, termasuk dukungan protokol WireGuard, kill switch, split tunneling, dan kemampuan P2P/torrenting, kedalaman performa dan infrastruktur pendukung mereka berbeda secara signifikan di hampir setiap kategori yang diuji.
Dari sisi privasi dan keamanan, NordVPN memiliki keunggulan yang kuat dengan skor audit privasi sebesar 85%, yang mengindikasikan bahwa klaim-klaimnya telah melalui verifikasi independen yang bermakna. NordVPN juga menyertakan program bug bounty di antara fitur-fitur utamanya, yang menunjukkan pendekatan proaktif dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan kerentanan keamanan. Avast VPN hanya meraih skor 8% dalam kategori audit privasi, yang menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi dan keterbukaan praktik privasinya. Avast berdomisili di Republik Ceko, sebuah negara anggota Uni Eropa, sementara NordVPN beroperasi di bawah yurisdiksi Panama, yang secara umum dianggap lebih menguntungkan bagi privasi karena tidak adanya undang-undang retensi data yang bersifat wajib.
Performa merupakan aspek lain yang membedakan kedua penyedia ini secara tajam. NordVPN meraih skor sempurna 100% dalam kategori kecepatan, yang menunjukkan koneksi yang konsisten, cepat, dan andal di seluruh server yang diuji. Avast VPN meraih skor 20% dalam kategori yang sama, yang mengindikasikan performa yang terasa lebih lambat atau kurang konsisten. NordVPN juga meraih skor sempurna dalam kategori streaming, yang mengonfirmasi kemampuannya untuk mengakses konten yang dibatasi secara geografis secara andal, sedangkan Avast VPN meraih skor 0% di area ini, yang berarti layanan ini sama sekali gagal memenuhi tolok ukur streaming yang diuji.
Dukungan pelanggan merupakan pertimbangan penting bagi banyak pengguna, dan di sini kesenjangan antara keduanya sama mencoloknya. NordVPN menerima skor sempurna 100% dalam dukungan pelanggan, sementara Avast VPN meraih skor 0%, yang mengindikasikan bahwa dukungan yang bermakna dan mudah diakses tidak tersedia atau tidak memenuhi kriteria yang dievaluasi. Untuk antarmuka pengguna grafis, NordVPN kembali meraih skor 100% dibandingkan skor Avast VPN yang hanya 20%, yang menunjukkan pengalaman yang lebih halus dan ramah pengguna.
Satu area di mana Avast VPN menonjol adalah etika, di mana layanan ini meraih skor sempurna 100% dibandingkan skor NordVPN yang sebesar 67%. Hal ini mungkin mencerminkan perbedaan dalam cara masing-masing perusahaan menangani praktik bisnis, monetisasi data, atau perilaku korporat di luar produk VPN itu sendiri. Bagi pengguna yang menjadikan perilaku bisnis yang etis sebagai perhatian utama, perbedaan ini layak untuk diperhatikan. Kedua layanan diuji tanpa data harga terkini yang tersedia, sehingga perbandingan biaya secara langsung tidak dapat dilakukan pada saat ini. Berdasarkan bukti yang diuji, NordVPN mengungguli Avast VPN di sebagian besar kategori yang terukur, meskipun skor etika Avast VPN merupakan pembeda yang bermakna bagi sebagian pengguna yang mengutamakan privasi.