Hotspot Shield dan ProtonVPN mewakili dua tingkatan layanan VPN yang sangat berbeda, dan skor hasil pengujian mereka mencerminkan perbedaan tersebut dengan jelas. Hotspot Shield hanya meraih skor keseluruhan sebesar 3%, sementara ProtonVPN mencapai skor keseluruhan 89% berdasarkan kriteria evaluasi yang sama. Bagi konsumen yang ingin membuat keputusan berdasarkan informasi yang akurat, data ini menyampaikan gambaran yang konsisten.
Dari sisi privasi dan keamanan, ProtonVPN memiliki keunggulan yang signifikan. Layanan ini berbasis di Swiss, sebuah negara dengan undang-undang privasi yang kuat dan tidak memiliki ketentuan retensi data wajib. Skor audit privasinya mencapai 100%, dan skor etikanya menyamai angka tersebut. ProtonVPN mendukung WireGuard, sebuah protokol tunneling modern dan efisien, beserta fitur kill switch dan split tunneling. Layanan ini juga berpartisipasi dalam program bug bounty, yang menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam mengidentifikasi dan menangani kerentanan keamanan. Hotspot Shield, sebaliknya, berbasis di Amerika Serikat, sebuah yurisdiksi yang menimbulkan lebih banyak kekhawatiran bagi pengguna yang peduli terhadap privasi akibat perjanjian berbagi intelijen. Skor etikanya adalah 67%, sementara skor audit privasinya tercatat 0%.
Performa adalah area lain di mana kesenjangan tersebut cukup besar. ProtonVPN meraih skor 80% pada kecepatan maupun keandalan aplikasi. Dukungan streaming mencapai 86%, yang berarti layanan ini berhasil membuka blokir sejumlah platform konten selama pengujian. Hotspot Shield meraih skor 0% pada kecepatan, kualitas aplikasi, dan streaming, yang menimbulkan pertanyaan serius mengenai kegunaannya secara praktis untuk kebutuhan sehari-hari.
Dukungan pelanggan adalah area di mana ProtonVPN meraih skor sempurna 100%, yang mengindikasikan bantuan yang responsif dan efektif bagi pengguna yang menghadapi masalah. Hotspot Shield juga meraih skor 0% dalam kategori ini. Skor antarmuka pengguna grafis mengikuti pola yang sama, dengan ProtonVPN meraih 100% dan Hotspot Shield meraih 0%.
Data harga tidak tersedia untuk kedua penyedia layanan pada saat perbandingan ini dibuat, sehingga analisis biaya secara langsung tidak dapat dilakukan. Namun, skor harga ProtonVPN sebesar 73% menunjukkan nilai yang wajar relatif terhadap apa yang ditawarkannya, sementara skor harga Hotspot Shield sebesar 0% mengindikasikan bahwa layanan ini mungkin tidak menawarkan nilai yang kompetitif bahkan sebelum keterbatasan lainnya dipertimbangkan.
Kesimpulannya, ProtonVPN secara konsisten mengungguli Hotspot Shield di hampir setiap kategori yang diuji. Pengguna yang mengutamakan privasi, performa, kemampuan streaming, dan dukungan akan menemukan bahwa ProtonVPN adalah penyedia layanan yang lebih mumpuni dan transparan berdasarkan data yang tersedia.