Ivacy VPN dan ProtonVPN mewakili dua tingkatan layanan VPN yang sangat berbeda, dengan skor keseluruhan masing-masing 64% dan 89%. Meskipun kedua penyedia berbagi serangkaian fitur inti yang sama, kesenjangan di antara keduanya menjadi jelas ketika memeriksa skor kategori individual secara lebih rinci.

Kedua penyedia mendukung WireGuard, kill switch, split tunneling, dan torrenting P2P, yang berarti perangkat teknis dasar keduanya sebanding di atas kertas. Namun, ProtonVPN membedakan dirinya dengan juga menawarkan program bug bounty, yang menandakan pendekatan yang lebih proaktif dan transparan dalam mengidentifikasi kerentanan keamanan. ProtonVPN berbasis di Swiss, sebuah negara yang dikenal dengan undang-undang privasi yang kuat dan berada di luar yurisdiksi aliansi berbagi intelijen utama. Ivacy VPN beroperasi dari Singapura, yang membawa reputasi privasi yang sedikit kurang menguntungkan dalam konteks ini. Skor audit privasi mencerminkan perbedaan ini secara tajam, dengan ProtonVPN meraih skor sempurna 100% dibandingkan Ivacy yang hanya 54%.

Dari sisi etika, ProtonVPN kembali mencetak skor yang jauh lebih tinggi yaitu 100% dibandingkan 67% milik Ivacy, yang mengindikasikan komitmen yang lebih kuat terhadap praktik yang berpusat pada pengguna dan transparansi. Kedua penyedia mencapai skor kecepatan yang identik yaitu 80%, yang berarti performa di dunia nyata dalam hal kualitas koneksi kurang lebih setara antara keduanya.

Di mana Ivacy memang menonjol adalah pada skor harga sebesar 91%, yang jauh lebih tinggi dibandingkan 73% milik ProtonVPN, menunjukkan bahwa Ivacy menawarkan harga yang lebih kompetitif relatif terhadap nilai yang diberikan pada titik harganya. Bagi pengguna dengan anggaran ketat, hal ini mungkin menjadi pertimbangan yang berarti. Meski demikian, Ivacy mencetak skor yang cukup rendah dalam streaming yaitu 43%, sementara ProtonVPN tampil baik di kategori tersebut dengan 86%, menjadikan ProtonVPN pilihan yang lebih unggul bagi pengguna yang mengutamakan akses ke konten yang dibatasi secara geografis.

Pengalaman aplikasi dan antarmuka juga berbeda cukup signifikan. ProtonVPN memiliki skor GUI sempurna sebesar 100% dan skor aplikasi sebesar 80%, sementara Ivacy mencetak 47% dan 60% pada kategori masing-masing, yang menunjukkan pengalaman yang lebih halus dan ramah pengguna dengan ProtonVPN. Dukungan pelanggan menjadi kekuatan bersama, dengan kedua penyedia meraih skor sempurna 100% di kategori tersebut.

Kesimpulannya, ProtonVPN unggul di sebagian besar kategori yang berarti, khususnya dalam privasi, etika, streaming, dan kualitas aplikasi secara keseluruhan. Ivacy VPN mungkin menarik bagi pengguna yang memperhatikan biaya dan mengutamakan keterjangkauan serta sudah memiliki fitur dasar yang mereka butuhkan, tetapi mereka yang mencari layanan yang lebih komprehensif dan berorientasi privasi akan menemukan ProtonVPN sebagai pilihan keseluruhan yang lebih kuat berdasarkan skor yang telah diuji.