PersonalVPN dan ProtonVPN sama-sama mendapatkan skor harga yang identik sebesar 73%, yang menunjukkan nilai sebanding pada titik harga masing-masing, meskipun tarif bulanan atau tahunan spesifik dari kedua penyedia tidak tersedia untuk perbandingan biaya langsung pada saat ulasan ini ditulis. Terlepas dari kesetaraan harga ini, kedua layanan tersebut berbeda secara signifikan di hampir setiap kategori pengukuran lainnya.
ProtonVPN memiliki keunggulan keseluruhan yang jelas, dengan skor 89% dibandingkan 61% milik PersonalVPN. Sebagian besar kesenjangan ini berasal dari performa dan kualitas aplikasi. ProtonVPN meraih 80% dalam pengujian kecepatan maupun aplikasi, sementara PersonalVPN mendapat skor yang jauh lebih rendah, yakni 30% dan 27% secara berturut-turut. Bagi pengguna yang mengutamakan koneksi yang cepat dan andal serta pengalaman perangkat lunak yang halus, angka-angka ini mencerminkan perbedaan yang berarti dalam kegunaan sehari-hari.
Dari sisi privasi dan keamanan, ProtonVPN meraih skor 100% dalam audit privasi, yang mencerminkan verifikasi independen atas kebijakan tanpa pencatatan log dan praktik infrastrukturnya. PersonalVPN mendapatkan skor 62% yang cukup baik namun lebih rendah dalam kategori ini. Kedua layanan beroperasi di yurisdiksi yang berbeda: ProtonVPN beroperasi dari Swiss, sebuah negara dengan undang-undang privasi yang kuat dan tidak memiliki kewajiban retensi data, sementara PersonalVPN berbasis di Amerika Serikat, yang membawa implikasi hukum dan berbagi intelijen yang berbeda terhadap data pengguna. Kedua penyedia mendukung WireGuard dan menyertakan kill switch, namun ProtonVPN menambahkan split tunneling dan program bug bounty ke dalam rangkaian fiturnya, yang mengindikasikan postur keamanan yang lebih matang serta komitmen berkelanjutan terhadap pengungkapan kerentanan.
Di mana PersonalVPN tetap unggul adalah dalam hal streaming, dengan meraih skor sempurna 100%, selaras dengan skor sempurnanya dalam dukungan pelanggan dan etika. ProtonVPN meraih 86% dalam streaming, yang masih tergolong kuat namun sedikit di belakang. Kedua layanan mendapat skor 100% dalam dukungan pelanggan dan etika, yang mengisyaratkan bahwa pengguna dari kedua penyedia dapat mengharapkan bantuan yang responsif dan praktik bisnis yang transparan.
ProtonVPN juga meraih skor sempurna 100% dalam desain antarmuka grafis (GUI), yang menandakan antarmuka pengguna yang sangat terperinci, dibandingkan dengan skor 60% PersonalVPN dalam kategori tersebut. Bagi pengguna yang kurang teknis namun menghargai kemudahan navigasi, perbedaan ini dapat memengaruhi keseluruhan pengalaman secara cukup signifikan.
Sebagai kesimpulan, ProtonVPN mengungguli PersonalVPN di sebagian besar dimensi yang diuji, khususnya dalam kecepatan, kualitas aplikasi, verifikasi privasi, dan desain antarmuka. PersonalVPN memang menunjukkan kekuatan dalam performa streaming dan berbagi nilai tertinggi dalam dukungan serta etika, namun skor yang lebih rendah di area performa utama menempatkannya sebagai pilihan yang lebih lemah untuk sebagian besar kasus penggunaan umum.