Session, yang dikembangkan oleh Oxen Privacy Tech Foundation, memposisikan dirinya sebagai messenger yang mengutamakan privasi dan melangkah lebih jauh dari kebanyakan pesaing dengan menghapus persyaratan nomor telepon sepenuhnya. Saat Anda menginstal Session, aplikasi ini menghasilkan pasangan kunci kriptografis secara lokal dan menetapkan Session ID kepada Anda — sebuah string alfanumerik panjang yang berfungsi sebagai identitas Anda. Tidak ada pendaftaran akun dalam arti tradisional, dan tidak ada informasi yang dapat mengidentifikasi pribadi yang dikumpulkan selama proses pengaturan.
Arsitektur Keamanan
Session menggunakan Signal Protocol sebagai fondasi tetapi memodifikasinya secara signifikan. Perbedaan paling mencolok adalah penghapusan komponen perfect forward secrecy dari algoritma Double Ratchet. Session menggunakan model pertukaran kunci yang lebih sederhana untuk mengakomodasi sistem pengiriman pesan asinkron dan terdesentralisasi. Ini adalah trade-off nyata: meskipun memungkinkan penyimpanan pesan offline di jaringan node, hal ini berarti kunci sesi tidak diperbarui dengan frekuensi yang sama seperti Signal. Para peneliti keamanan telah mencatat ini sebagai pengurangan yang berarti dalam perlindungan kriptografis, dan calon pengguna harus mempertimbangkannya dengan seksama.
Pesan diarahkan melalui Oxen Service Node Network menggunakan sistem onion routing tiga lompatan yang secara konsep mirip dengan Tor. Ini menyamarkan alamat IP dan membuat analisis lalu lintas jauh lebih sulit dibandingkan dengan messenger terpusat. Namun, ukuran dan kecepatan jaringan ini belum dapat menandingi kematangan Tor, dan pengiriman pesan bisa terasa lambat selama periode beban tinggi.
Kemudahan Penggunaan
Antarmukanya bersih dan sebagian besar sudah familiar bagi siapa pun yang pernah menggunakan WhatsApp atau Telegram. Fitur-fitur dasar termasuk teks, pesan suara, berbagi gambar, pesan yang menghilang, dan obrolan grup semuanya berfungsi seperti yang diharapkan. Panggilan suara dan video tersedia tetapi secara historis kurang dapat diandalkan dibandingkan pengalaman pesan teks inti. Klien desktop berfungsi dengan baik, meskipun sinkronisasi antar perangkat memerlukan frasa pemulihan daripada pemindaian kode QR, yang menambah hambatan selama pengaturan.
Sistem Session ID, meskipun sangat baik untuk privasi, merupakan hambatan kemudahan penggunaan yang nyata. Berbagi string heksadesimal 66 karakter dengan kontak baru terasa canggung dibandingkan berbagi nama pengguna atau nomor telepon. Aplikasi ini sebagian mengatasi hal ini dengan nama pengguna ONS (Oxen Name System) yang mudah dibaca manusia dan dipetakan ke Session ID dengan biaya kecil.
Harga dan Nilai
Session gratis untuk diunduh dan digunakan tanpa tingkatan langganan atau pembelian dalam aplikasi. Pendaftaran nama pengguna ONS memerlukan sejumlah kecil mata uang kripto OXEN, yang menghadirkan hambatan kecil bagi pengguna non-teknis. Tidak ada tingkatan berbayar yang membuka fitur tambahan, sehingga perlindungan privasi seragam untuk semua pengguna.
Praktik Privasi
Proyek ini transparan tentang praktik datanya. Kode open-source memungkinkan peneliti untuk memverifikasi klaim secara independen, dan yayasan ini menerbitkan dokumentasi tentang arsitektur jaringannya. Ketiadaan server pusat yang menyimpan konten pesan atau metadata pengguna merupakan keunggulan privasi struktural dibandingkan hampir semua alternatif utama.