AirVPN dan NordVPN mewakili dua pendekatan yang berbeda dalam pasar VPN, dan skor mereka mencerminkan perbedaan yang signifikan di hampir setiap kategori yang diuji. NordVPN memperoleh skor keseluruhan 88% dibandingkan dengan AirVPN yang meraih 58%, meskipun selisih tersebut hanya menggambarkan sebagian dari keseluruhan cerita.

Dari sisi privasi dan keamanan, kedua penyedia menawarkan WireGuard, kill switch, split tunneling, dukungan P2P dan torrenting, serta program bug bounty, yang berarti fitur inti keduanya cukup setara. AirVPN berkantor pusat di Italia, yang berada di bawah yurisdiksi Uni Eropa beserta regulasi data yang menyertainya, sementara NordVPN beroperasi dari Panama, negara yang tidak memiliki undang-undang retensi data wajib. AirVPN memperoleh skor 62% pada kriteria audit privasi sementara NordVPN meraih 85%, yang mengindikasikan bahwa NordVPN telah menjalani verifikasi independen yang lebih ketat atau lebih komprehensif. Namun demikian, AirVPN mencapai skor sempurna 100% dalam kategori etika, melampaui skor NordVPN yang hanya 67% di kategori tersebut, yang mungkin menjadi pertimbangan penting bagi pengguna yang mengutamakan transparansi organisasi dan prinsip operasional di atas faktor lainnya.

Performa adalah aspek di mana kesenjangan antara kedua penyedia ini paling terlihat jelas. NordVPN mencapai skor sempurna 100% dalam kecepatan, sementara AirVPN hanya meraih 35%, yang menunjukkan perbedaan substansial dalam performa koneksi nyata selama pengujian. Bagi pengguna yang mengandalkan VPN untuk tugas-tugas yang membutuhkan bandwidth tinggi, perbedaan ini cukup signifikan. Kemampuan streaming mengikuti pola serupa, dengan NordVPN meraih skor 100% dan AirVPN mendapat skor 0%, yang berarti AirVPN gagal membuka blokir platform streaming selama pengujian sementara NordVPN berhasil secara konsisten.

Pengalaman aplikasi dan antarmuka juga lebih menguntungkan NordVPN, yang meraih skor 100% pada antarmuka grafis penggunanya dan 87% pada keseluruhan aplikasinya, dibandingkan dengan AirVPN yang masing-masing meraih 40% dan 80%. NordVPN juga memperoleh skor sempurna 100% dalam dukungan pelanggan, sementara AirVPN meraih 50%, yang mengindikasikan perbedaan yang cukup mencolok dalam ketersediaan dan kualitas bantuan kepada pengguna. Dalam hal nilai harga, AirVPN justru mendapat skor lebih tinggi dengan 82% dibandingkan 64% milik NordVPN, yang menunjukkan bahwa AirVPN mungkin menawarkan rasio harga-terhadap-nilai yang lebih kompetitif meskipun memiliki keterbatasan di aspek lainnya.

Kesimpulannya, NordVPN adalah penyedia dengan performa terbaik secara keseluruhan berdasarkan skor pengujian, khususnya bagi pengguna yang berfokus pada kecepatan, streaming, dan kemudahan penggunaan. AirVPN mungkin lebih menarik bagi kalangan pengguna yang lebih spesifik, yaitu mereka yang mengutamakan posisi etika dan harga di atas tolok ukur performa.